Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 09 Agustus 2017 22:53 WIB

Kejaksaan Tahan Tiga Pelaku Pembunuhan Sekelurga di Medan


Medan, HanTer - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tersangka, Andi Lala dan dua rekannya, yakni Roni dan Andi Syahputra, pembunuh Riyanto (40) beserta keluarganya di Jalan Kayu Putih, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sumut Sumanggar Siagian di Medan, Rabu (9/8/2017) mengatakan, penahanan tiga tersangka pembunuhan tersebut karena berkas perkara yang dilimpahkan Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut telah lengkap dan sempurna atau P-21.

Menurut dia, setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut menerima pelimpahan berkas perkara Andi Lala dan dua rekannya itu beserta barang bukti dari penyidik Polda Sumut.

"Kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan seterusnya dititipkan ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan," ujar Sumanggar.

Ia menyebutkan, penahanan ketiga tersangka pembunuhan sadis satu keluarga itu, guna kepentingan pembuatan dakwaan oleh Kejati Sumut untuk dilimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Kejati Sumut sebelumnya telah mengembalikan berkas perkara Andi Lala dan dua tersangka lainnya dalam kasus pembunuhan terhadap Riyanto sekeluarga setelah JPU yang menangani perkara itu menilai ada kekurangan materi penyidik secara formil maupun materil.

Penyidik Polda Sumut harus segera memperbaiki berkas perkara kasus pembunuhan itu sehingga dapat lengkap atau sempurna.

JPU yang memeriksa berkas perkara tersebut menyatakan belum lengkap atau masih (P-19).

Dalam pengembalian berkas itu, JPU juga telah memberikan catatan kepada polisi untuk melengkapi berkas perkara yang kurang sempurna tersebut.

Berkas perkara Andi Lala, Roni dan Andi Saputra dinyatakan masih P-19 dan segera dilengkapi oleh Polda Sumut.

Kejati Sumut telah dua kali mengembalikan berkas perkara tersebut ke penyidik.

Sedangkan, berkas perkara tersangka Riki Prima Kusuma dianggap sudah sempurna atau P-21.

"Dalam kasus tersebut, Riki dijerat dengan pasal 480 KUH Pidana, karena Penadah Barang Hasil Kejahatan milik korban pembunuhan satu keluarga itu," kata mantan Kasipidum Kejaksaan Negeri Binjai.

Sumanggar menambahkan, selain menerima berkas perkara pembunuhan sekeluarga dari Polda Sumut, juga kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Andi Lala terhadap Suherwan alias Iwan Kakek di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, pada tahun 2016.

Kasus pembunuhan itu juga melibatkan istri Andi Lala, yakni Reni Safitri dan tersangka Irfan serta berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejati Sumut.

"Ketiga tersangka itu juga dilakukan penahanan dan dititipkan di Rutan Klas IA Medan," kata juru bicara Kejati Sumut.

Sebelumnya, warga Jalan Kayu Putih, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, dikagetkan dengan ditemukannya lima anggota keluarga tewas pada Minggu (9/4) pagi.

Kelima korban yang tewas itu adalah Riyanto (40) dan istri nya, Yani (35), dua anaknya Naya (14) dan Gilang Laksono (10) dan mertuanya bernama Marni (50).

Selain itu, putri bungsu Riyanto bernama Kinara (4) ditemukan kritis dan dibawa untuk menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan.
 


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats