Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 29 Juli 2017 10:30 WIB

Gowes Pesona Nusantara Edisi Denpasar Didominasi Anak SD

Denpasar, HanTer - Lapangan Lumintang, Denpasar, Bali, Sabtu (29/7/2017) tumpah ruah disesaki para pegowes dari segala umur guna melakukan Gowes Pesona Nusantara yang merupakan salahsatu program unggulan Kemenpora dibawah kemimpinan Menpora Imam Nahrawi dalam upayanya untuk terus memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.
 
Lebih dari 1500 orang mengayuh sepedanya sejauh delapan kilometer mengelilingi kota Denpasar, pasca dilepas oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, SH., M.Si., DFM bersama Sekretaris Daerah Pemkot Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara M.Si yang mewakili Walikota Denpasar I. B. Rai D. Mantra, SE, MSi dilapangan yang juga merupakan taman lalu lintas kota Denpasar itu.
 
Sebelum melakukan start, terlebih dahulu Sekretaris Daerah Pemkot Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara M.Si menyerahkan tanah dan air kota Denpasar kepada Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, SH., M.Si., DFM untuk dibawa ke Magelang, dijadikan satu dengan daerah 
lainnya terkait pembuatan monumen Tanah dan Air Nusantara di kawasan Gunung Tidar, Jawa tengah.
 
Penyerahan tanah dan air dari kota Denpasar kepada pihak Kemenpora yang diwakili oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Prof. Dr. Faisal Abdullah, SH., M.Si., DFM 
 
Guna lebih menyemarakkan kegiatan, pemerintah setempat mengerahkan anak sekolah dasar dengan peran yang berbeda-beda, ada yang ikutan bergowes mengelilingi kota Denpasar, mengikuti yoga massal disela-sela Gowes Pesona Nusantara bahkan melakukan aktivitas olahraga lainnya dilokasi acara.
 
Gowes Pesona Nusantara ini merupakan bagian dari pembudayaan masyarakat untuk memiliki gaya hidup sehat, bugar dan ceria. Pasalnya, dari indeks tingkat kebugaran 67 persen, saat ini masyarakat Indonesia belum mencapai 30 persen di antaranya. Oleh karena itu, kegiatan ini dirasa penting untuk menyadarkan dan mengajak masyarakat Indonesia untuk terus giat berolahraga.
 
"Masyarakat kota Denpasar sangat antusias mengikuti Gowes Pesona Nusantara ini. Hal tersebut terlihat sejak subuh tadi berbondong-bondong telah menuju lapangan Lumintang meski hari ini bukan hari libur," apresiasi Prof. Dr. Faisal Abdullah, terhadap warga Denpasar.
 
Anak sekolah dasar mendominasi GPN edisi Denpasar
 
Kendati 60 persen didominasi anak-anak dalam perhelatan Gowes Pesona Nusantara edisi Denpasar ini, menurut Prof. Dr. Faisal Abdullah menjadi gambaran bahwa Indonesia, khususnya kota Denpasar memiliki bibit-bibit olahragawan yang bagus.
 
"Saya kira dengan banyaknya anak-anak yang berpartisipasi dalam Gowes Pesona Nusantara di Denpasar ini menunjukkan bahwa daerah ini memiliki potensi besar melahirkan olahragawan-olahragawan masa depan bagi bangsa ini," tutur Prof. Dr. Faisal Abdullah.
 
Sementara itu, Kadispora kota Denpasar, Bali, Drs. I Wayan Gunawan mengatakan bahwa masyarakat setempat sudah menyadari betapa pentingnya berolahraga dalam kehidupannya disaat kesibukan beraktivitas lain sehari-harinya. 
 
 
 
Para pegoes saat melewati patung Catur Muko di jalan Gajah Mada, Denpasar
 
"Saya sependapat dengan Prof. Faisal terkait keantusiasmean warga kota Denpasar akan perhelatan ini. Ini menandakan bahwa olahraga Denpasar sudah menjadi sebuah kebutuhan, karena kehidupan yang cukup sibuk kesehariannya, masyarakat menyadari bahwa kehidupan mereka harus seimbang, salahsatu caranya dengan berolahraga," tutur Drs. I Wayan Gunawan.
 
Lantas kenapa lapangan Lumintang yang dipilih untuk kegiatan Gowes Pesona Nusantara edisi Denpasar ini, Drs. I Wayan Gunawan mengatakan bahwa pihaknya ingin Lumintang lebih dikenal masyarakatnya sendiri sebagai fasilitas olahraga dan rekreasi kota Denpasar.
 
"Lapangan Lumintang merupakan lokasi atlternatif bagi masyarakat Denpasar untuk melakukan aktivitas olahraga. Kami terus mengenalkan fasilitas yang ada disini kepada masyarakat kita sendiri, sekaligus penyadaran bagi masyarakat bahwa olahraga bagian penting menuju hidup sehat, disamping meningkatkan rasa nasionalisme dari segi kebhinekaan melalui perhelatan ini," pungkasnya.
 


(Hermansyah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats