Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 13 Juli 2017 16:53 WIB

Menteri Rini Didesak Selesaikan Kisruh Pengangkutan Buah Sawit di PTPN V Riau

Riau, HanTer - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno diminta turun tangan untuk menyelesaikan kisruh jasa bongkar muat buah kelapa sawit di pabrik-pabrik milik PTPN V, di wilayah Kampar, Riau.

Hal itu jika perusahaan pelat merah tersebut ingkar janji memenuhi tuntutan para puruh terkait upah jasa bongkar muat yang tidak sesuai peraturan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Hal itu dikatakan Suryono selaku Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Transport Indonesia (SPTI) Kampar, usai melakukan aksi unjuk rasa di PKS, Kebun Tandun, Kampar, Rabu (12/7).

“Kami berharap Bu Menteri turun jika janji-janji para direksi PTPN V ternyata pepesan kosong. Jadi teman-teman SPTI menunggu waktu seminggu realisasi kerjasama yang dijanjikan kepada kami,” kata Suryono, Kamis (13/7).

Adapun jajaran direksi PTPN V yang menjadi saksi dalam perjanjian kerjasama bongkar muat di PKS Kebun Tandun antara lain, Direktur Komersial Muhammad Arwin Nasution, Direksi PAM Hasrul serta General Manager (GM) Sugeng Suprayitno.

Selain kerjasama pengangkutan, para direksi tersebut juga berjanji akan menaikkan upah jasa bongkar muat sesuai kesepakatan bersama. Namun, Suryono mengatakan, besaran upah yang diminta SPTI akan dibicarakan dalam pertemuan berikutnya.

“Kalau soal besaran upah nanti kami bicarakan kembali. Yang kami harapkan adalah realisasi dari pihak PTPN V untuk memberikan jasa bongkar muat kepada teman-teman SPTI,” tandasnya.


(Anugrah)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats