Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 17 Februari 2017 22:47 WIB

Kejati Kepri Jerat 2 Petinggi KONI Kabupaten Natura

 
Jakarta, HanTer -  Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi  (Kejati)  Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan dua tersangka kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Natuna, Riau. 
 
Kedua tersangka yakni Defri Edasa bin Eswar, Ketua Harian KONI Kabupaten Natuna/Kepala Seksi Liputan dan Olahraga Pusat Pemberitaan dan Wahyunugro bin Hasyim, Plt. Ka. BPKD Kabupaten Natuna / Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Natuna).
 
Keduanya diduga korupsi dana hibah KONI Natuna sebesar Rp1,1 miliar. Kedua pengurus KONI tersebut mengajukan permohonan bantuan Dana Hibah, dengan surat permohonan bantuan dana dengan Nomor : 09 / KONI-NTN / I / 2011 tanggal 15 Januari 2011 kepada Bupati Natuna C.q Kepala BPKAD Pemerintah Kabupaten Natuna.
 
"Padahal dengan berakhirnya kepengurusan KONI Natuna  1 Desember 2010, KONI Kabupaten Natuna tidak berhak menerima bantuan Dana Hibah ," ujar Kajati Kepri Yunan Hardjaka dihubungi Harian Terbit, Jumat (19/2/2017).
 
Namun,  Pemerintah Kabupaten Natuna telah mencairkan bantuan dana hibah kepada KONI Kabupaten Natuna melalui rekening KONI Kabupaten Natuna pada  26 Januari 2011 sebesar Rp1,1 milyar.  Penggunaan dana bantuan hibah tersebut tidak sesuai dengan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) dan Rencana Anggaran Kegiatannya.
 
Penyalahgunaan dana hibah dengan berbagai mosus. Keduanya seakan - akan mengadakan berbagai kegiatan. Namun ternyata berbagai kegiatan tersebut tidak dilaksanakan. Diantara kegiatan fiktif yakni pelatihan wasit Rp. 91 juta, kegiatan Penjaringan Atlet Rp. 115 juta, kegiatan Pembinaan Atlet Potensial Rp. 95 juta.
 
Selain itu kegiatan fiktif lainnya yakni Olahraga Prestasi senilai Rp. 250 juta dan kegiatan Turnamen Natuna Cup senilai Rp. 544 juta. Karena semua kegiatan tersebut tidak dilaksanakan tapi dalam proses Pengajuan, Pencairan, Penggunaan dan Pertanggung jawaban bantuan Dana Hibah tersebut tidak sesuai dengan persyaratan dan prosedur bantuan hibah sehingga Pemerintah Kabupaten Natuna dirugikan Rp1,1  milyar.
 
Kedua tersangka Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang RI Nomor : 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo p asal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.


(zamzam)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats