Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 06 Januari 2017 07:37 WIB

Kasihan. Puluhan Pekerja Perkebunan Kena Cikungunya

Temanggung, HanTer - Sekitar 75 pekerja sadap karet di PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Sukamangli diduga menderita Cikungunya dan kini menjalani perawatan di Puskesmas Bejen, Kabupaten Temanggung.
 
Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, Sukamsih di Temanggung, mengatakan serangan penyakit yang diduga Cikungunya itu terjadi sejak minggu pertama Desember 2016 dan hingga kini masih ada yang terjangkit. 
 
"Mereka berobat ke Puskesmas Rawat Inap Bejen," katanya, Kamis (5/1/2017).
 
Ia menuturkan gejala mengarah Cikungunya, antara lain demam, nyeri sendi hingga menghambat gerakan tubuh, nyeri otot, kedinginan, dan sakit kepala tidak tertahankan. 
 
Selain pengobatan, katanya langkah yang ditempuh Dinas Kesehatan adalah mengambil sampel darah dari warga yang menderita, untuk kemudian di periksa di laboratorium.
 
Menurut dia hasilnya baru akan diketahui beberapa hari ke depan, yang dilanjutkan penanganan yang tepat di lokasi. 
 
Pengambilan sampel darah pada hari ini di aula PT PN IX Kebun Sukamangli, yang sekaligus dilakukan sosialisasi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.  "Warga yang sakit bisa datang ke aula, namun yang diambil sampel darahnya sekitar 30-an," katanya.
 
Ia mengatakan perkebunan karet sangat luas dan tidak memungkinkan Dinas Kesehatan melakukan pengasapan atau fogging sehingga pemberantasan nyamuk diserahkan pada perusahaan tersebut. Warga yang menderita mendapat pemantauan dari Dinas Kesehatan hingga sembuh dan tidak lagi ada kasus serupa.
 
Ia mengatakan pekerja sadap karet yang menderita Cikungunya tersebut dari warga Desa Selosabrang dan Desa Tanjungsari Kecamatan Bejen, sedangkan pekerja dari desa lain belum terdeteksi. "Kami fokus penanganan di dua desa, tentu melibatkan pihak perusahaan," katanya. 
 


(Ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats