Di Publish Pada Tanggal : Jumat, 25 Maret 2016 11:46 WIB

50 Warga Sukabumi Keracunan Santapan Hajatan, 21 Orang Dirawat

Sukabumi, HanTer - Puluhan warga Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diduga keracunan makanan hajatan (kenduri) yang disajikan oleh warga sekitar pada acara syukuran empat bulanan.

"Ada sekitar 50 warga Kampung Cikarae, Desa Cimaja yang diduga mengalami keracunan makanan hajatan yang disajikan salah seorang warga. Sampai saat ini ada sekitar 21 korban yang masih dirawat di RSUD Palabuhanratu dan sisanya di puskesmas dan tempat layanan kesehatan lainnya," kata Camat Cikakak, Udin Saprudin di Sukabumi, Jumat (21/3/2016).

Menurutnya, dugaan keracunan ini berawal saat puluhan warga di daerah tersebut menghadiri acara syukuran pada Kamis (24/3) malam, usai menghadiri acara itu warga pun diberi bingkisan makanan. Usai menyantap makanan itu, pada pagi harinya mulai merasakan gejala keracunan seperti muntah, pusing dan buang air besar.

Hingga kini masih ada beberapa warga yang datang baik ke rumah sakit maupun puskesmas, dengan mengalami gejala yang sama. Namun jika kondisi korban cukup parah maka dirujuk ke rumah sakit. Sebagian sudah ada yang membaik tetapi masih menjalani perawatan, karena mayoritas warga banyak mengeluarkan cairan.

"Kami masih terus mendata jumlah korban yang diduga mengalami keracunan tersebut dan sudah berkoordinasi dengan pihak dinas kesehatan setempat," tambah Udin.

Sementara, Humas RSUD Palabuhanratu, Billy Agustian mengatakan puluhan warga Cimaja yang diduga mengalami keracunan mulai berdatangan ke rumah sakit sekitar pukul 23.30 WIB. Hingga kini masih ada 21 warga yang masih dirawat karena kondisi lemah dan perlu asupan cairan untuk mengembalikan stamina dan kesehatan mereka.

"Seluruh korban masih dirawat di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan belum ada yang ke ruang rawat inap, jika kondisi terus memburuk maka kami akan pindahkan ke ruang khusus untuk penanganan medis lebih lanjut," katanya.
 


(Oni/ant)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats