Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 17 Oktober 2015 17:51 WIB

Gubernur Maluku Minta Petunjuk Presiden Soal Calon Sekda

Ambon, HanTer - Gubernur Maluku, Said Assagaff memandang perlu meminta petunjuk Presiden RI Joko Widodo soal pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya yaitu Sekretaris Daerah Provinsi Maluku.
 
"Saya memanfaatkan pertemuan Kepala Negara dengan para Gubernur se-Indonesia untuk memohon petunjuk soal hasil seleksi calon Sekda Maluku yang diputuskan panitia seleksi(Pansel) maupun rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN)," katanya, di Ambon, Sabtu (17/10).
 
Rekomendasi KASN diterima pada 12 Oktober 2015 dan berdasarkan ketentuan Undang-undang tidak untuk dipublikasikan.
 
Begitu pun hasil Pansel Sekda Maluku yang telah memutuskan tiga calon dari tujuh kandidat mengikuti seleksi formasi tersebut.
 
"Berdasarkan petunjuk Presiden barulah diputuskan siapa dari tiga calon yang berhak menjadi Sekda Maluku dengan tidak akan terpengaruh pandangan, baik dari siapa maupun apa pun," ujarnya.
 
Pansel Sekda yang diketuai Rektor Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Prof.DR. Thomas Pentury, M.Si juga siap mempertanggung jawabkan hasil kinerja mereka setelah pendaftaran sejak 19 Agustus hingga 8 September 2015.
 
"Pansel menyatakan tidak khawatir dan siap menghadapi siapa pun yang mempertanyakan maupun meragukan hasil kerja mereka," tegas Gubernur.
 
Dia berharap Presiden nantinya memutuskan Sekda Maluku menggantikan Ros Far - Far yang pensiun pada November 2015.
 
"Pastinya Kepala Negara akan diyakinkan bahwa Maluku membutuhkan Sekda yang telah dipertimbangkan sesuai ketentuan Undang - Undang sebagaimana hasil Pansel dengan persetujuan Gubernur yang juga Pejabat Pembina Kepegawaian," tandasnya.
 
Sebelumnya, keputusan Pansel dengan No.01/KEP.PANSEL/JPTM/MAL/2015 tertanggal 17 September 2015 itu menyatakan yang memenuhi syarat/lulus seleksi administrasi adalah M.A.S. Latuconsina,ST.MT (Wawali Ambon), Ir.M.Z.Sangadji, M.Si(Asisten Pengembangan Ekonomi, Investasi, Keuangan dan Administrasi Pembangunan Setda Maluku dan Hallatu Roy, S.Sos. MAP( Staf Ahli Gubernur Maluku Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
 
Selain itu, Hamin Bin Thahei, SE (Karo Pemerintahan Setda Maluku), Ir.Umad Muhammad, MM ( Kadis Kehutanan Kabupaten Buru), Dr.Meikyal Pontoh, M.Kes (Kadis Kesehatan Maluku) dan Ir. Hendrik Koedoeboen(staf Balai Besar Kehutanan Makassar sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Lingkungan Hiup dan Kehutanan.
 
Prof.Thomas Pentury, mengemukakan, Pansel bekerja sesuai UU Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tidak ada "anak emas atau pun titipan dari siapa pun".
 
Pansel bekerja sesuai ketentuan UU ASN dan dilaksanakan secara profesional, transparan dan akuntabel tanpa mencampuri persyaratan telah diputuskan harus lengkap 11 item.
 
"Soal dokumen masing - masing pelamar itu tidak diatur Pansel yang melakukan seleksi dan lmengumumkan kandidat dinyatakan lolos administrasi pada 17 September 2015," tegas Thomas Pentury.


(ruli)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats