Di Publish Pada Tanggal : Kamis, 11 Juni 2015 13:21 WIB

Dipasung Keluarganya 5 Orang Gila di Evakuasi ke RS Emaldi Bahar

Palembang, HanTer - Lima penderita gangguan jiwa yang dipasung dan diisolasi warga di Kecamatan Sekayu dan Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musibanyuasin, dievakuasi ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang untuk dirawat.

Ketua tim Penanggulangan dan Pembebasan Pemasungan Orang Dengan Gangguan Jiwa (TP3 ODGJ), dr Dewi Etikawati di Sekayu, Rabu, mengungkapkan, pihaknya membebaskan serta mengevakuasi lima pasien yang dipasung dan diisolasi warga karena tidak ada biaya pengobatan.

Tiga orang yang dipasung berasal dari Kecamatan Sekayu dan dua orang dari Kecamatan Sungai Keruh Kabupaten Musibanyuasin.

"Mereka yang dibebaskan langsung dibawa ke RS Ernaldi Bahar Palembang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. TP3 ODGJ akan terus melakukan pelacakan kemungkinan masih ada pasien yang dipasung dan diisolasi, serta melaksanakan penanggulangan dan pembebasan di kecamatan lain," katanya seperti dikutip Antara.

Menurut dia, pasien yang telah dievakuasi ke RS Ernaldi Bahar Palembang akan mendapatkan perawatan kejiwaan secara intensif dan dalam pengawasan penuh dokter ahli jiwa.

Selanjutnya, setelah sembuh pasien akan diantarkan kembali ke keluarga masing-masing. Semua perawatan pasien diberikan secara gratis oleh Pemerintah Kabupaten Muba.

"Dinas Kesehatan terus berkomitmen untuk menciptakan derajat kesehatan masyarakat secara optimal, salah satu upaya mewujudkan tujuan tersebut dengan menurunkan angka pasung dan gangguan jiwa akibat pemasungan serta mencapai visi Muba Bebas Pasung 2017," jelasnya, Kamis (11/6/2015).

Dijelaskannya, pemasungan merupakan semua metode manual menggunakan materi atau alat mekanik yang dipasang pada tubuh dan membuat tidak dapat bergerak dengan mudah atau yang membatasi kebebasan dalam menggerakan tangan, kaki, atau kepala. Sedangkan isolasi merupakan tindakan mengurung sendirian dengan paksa di dalam suatu ruangan yang membatasi untuk keluar ruangan.

"Apabila masyarakat menemukan orang dengan gangguan jiwa di wilayahnya yang mengalami pemasungan atau isolasi segera melaporkan kepada kader kesehatan jiwa maupun tenaga kesehatan terdekat, sehingga bisa segera ditindaklanjuti oleh tim TP3 ODGJ," ungkapnya Nurma, salah seorang keluarga pasien merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.

"Kami dari keluarga yang kurang mampu sangat terbantu dengan program ini. Terima kasih kepada Pemerintah Muba yang akan memberikan perawatan gratis kepada anak saya. Semoga anak saya cepat sembuh dan bisa kembali bersosialisasi di masyarakat," ungkapnya.


(Ris)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats