Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 21 Maret 2015 19:21 WIB

Nyepi, Bali Sunyi dan Sepi Seperti Pulau Tak Berpenghuni

Denpasar, HanTer - Bali dihuni hampir empat juta jiwa dan puluhan ribuan wisatawan mancanegara menikmati liburan di Pulau Dewata, Sabtu (21/3/2015) tampak damai, sunyi senyap dan hening saat umat Hindu melaksanakan ibadah Tapa Bratha Penyepian Tahun Baru Saka 1937.

Kota Denpasar, tempat-tempat wisata dan pusat perekonomian lainnya yang sehari-hari diwarnai kemacetan lalulintas berubah total menjadi sepi dan sunyi, bagaikan pulau tanpa penghuni, saat umat Hindu mengurung diri melaksanakan ibadah tapa beratha yakni empat pantangan.

Pantangan yang wajib dilaksanakan umat Hindu sekaligus melakukan introspeksi diri berlangsung selama 24 jam sejak pukul 06.00 Wita sebelum matahari terbit hingga pukul 06.00 waktu setempat keesokan harinya (Minggu, 22 Maret 2015).

Tapa Beratha Penyepian meliputi amati karya (tidak bekerja dan aktivitas lainnya), amati geni (tidak menyalakan api), amati Lelungan (tidak bepergian) dan amati Lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu, tanpa hiburan/bersenang-senang).

Wartawan Antara dari berbagai tempat secara terpencar di kota Denpasar maupun daerah pedesaan di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan maupun Banjar Nongan, Rendang Kabupaten Karangasem menyebutkan, hanya suara alam terpaan angin meniup pepohonan dan kicauan burung yang terdengar.

Kompleks perumahan Perum-Perumnas Monang-Maning Denpasar, kawasan pemukiman yang dihuni sekitar 2.500 kepala keluarga, yang berasal dari berbagai etnis di Nusantara, dengan toleransi tinggi menghormati pelaksanaan Tapa Bratha penyepian. (BACA-Nyepi! Wisatawan Hanya Diperkenankan Melakukan Aktivitas di Hotel)

Sepanjang jalan dan gang-gang tampak sepi, kecuali hanya beberapa pecalang (petugas keamanan desa adat) yang berjaga di ujung gang dan perempatan jalan. (BACA-Nyepi ke 17 yang Dilakukan Dengan Menutup Seluruh  Akses Masuk ke Pulau Bali)


(Ris)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats