Di Publish Pada Tanggal : Sabtu, 31 Januari 2015 23:42 WIB

Teman Sekolah Iringi Pemakaman Bocah Korban AirAsia

Malang, HanTer - Korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501, Gusti Ayu Made Keisha Putri (10), warga Jalan Simpang Gading Kasri Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/1), dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Samaan dengan diiringi kerabat, warga sekitar serta teman-teman sekolah korban.

Bocah kelas IV SD Percobaan I itu dimakamkan tanpa kedua orang tuanya yang juga menjadi korban kecelakaan tersebut, bahkan jasad kedua orang tuanya hingga kini belum diketahui nasibnya, apakah sudah ditemukan namun belum teridentifikasi atau memang belum ditemukan.

Selama prosesi dan seluruh biaya pemakaman Gusti Ayu Made Keisha Putri ditanggung dan disiapkan Pemkot Malang, termasuk lokasi pemakamannya. Sementara kedua orang tuanya yang juga menjadi korban, Donna Indah Nurwati dan Bobby Sidharta masih belum ditemukan.

Selain Gusti Ayu Made Keisha Putri (10), kakak korban, Gusti AYu Putriana Permata Sari (16) juga sudah ditemukan dan teridentifikasi, namun masih tertahan di Surabaya dan tidak di bawa ke Malang karena nenek dan kakeknya yang berada di Madiun dan Bali sama-sama ingin mengurus jenazahnya.

"Nenek dan kakek dari masing-masing pihak, baik yang berada di Bali (pihak ayah) maupun Madiun (pihak ibu) sama-sama ingin mengurus jenazah Sari, sehingga lebih baik ditunda dulu dan dibicarakan kembali antarkeluarga," ujar paman Keisha dan Sari, Antasari.

Sementara dalam proses pemakaman tersebut, puluhan warga dan kerabat turut mengantarkan kepergian bocah kelas empat SD percobaan I itu. Teman-teman sekelas Keisha juga turut mengantar ke pemakaman.

Jenazah Keisha tiba di rumah duka di Jalan Simpang Gading Asri pada Jumat (30/1/2015) sore. "Semula mau dimakamkan tadi malam. Karena kondisi tidak memungkinkan, keluarga sepakat dimakamkan keesokan harinya (Sabtu, 31/1)," ujar Antasari.

Keisha merupakan putra dari pasangan Donna Indah Nurwati dan Bobby Sidharta. Seluruh anggota keluarga Keisha menjadi korban. Kedua orang tua Keisha belum ditemukan hingga kini, hanya Keisha dan saudaranya, Gusti Ayu Putrian Permata yang teridentifikasi.

Jenazah Gusti Ayu Made Keisha Putri yang berlabel B055 teridentifikasi dari metode primer, yakni DNA yang cocok dengan contoh barang berupa pakaian dalam. Selain itu, dari analisa sangat cocok dan didukung dengan data sekunder berupa kesamaan usia dan tinggi badan, ditambah properti berupa kaos lengan pendek.

Sedangkan jenazah Putriyana Permata yang berlabel B057, teridentifikasi dari contoh pakaian dalam korban yang sama dengan DNA, dan temuan medis antropologi berupa tinggi badan serta usia.

Dari 36 warga Kota Malang yang menjadi korban kecelakaan pesawat AirASia QZ 8051, baru sembilan yang teridentifiaksi dan sudah diserahkan pada pihak keluarga serta sudah dikremasi dan dimakamkan.


(ruli)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats