Di Publish Pada Tanggal : Rabu, 22 Juni 2016 10:31 WIB

Serial Drama Penyelamatan Ahok

Serial drama penyelamatan Ahok yang pertama cukup dramatis diperankan oleh KPK. Sebuah drama hukum yang kelak akan menjadi catatan buruk sejarah KPK dan catatan hitam penegakan hukum dibawah rejim Joko Widodo yang dalam Nawacita menyatakan akan perang dengan korupsi.

Sebuah anomali yang berlangsung dengan mudah meski harus membunuhi logika sehat masyarakat terutama insan-insan hukum yang tentu melihat perseteruan semu KPK BPK ini justru menghilangkan kasus pidana korupsi yang patut diduga terjadi atas pembelian lahan RS Sumber Waras yang dilakukan Ahok sebagai gubernur.

Penyelamatan Ahok dari jerat pidana berjalan mulus karena Ahok punya lembaga pembela sekelas KPK. Selamat kepada Ahok… anda bebas dari tuduhan korupsi. Langkah selamat Ahok yang pertama terpenuhi.

Setelah langkah penyelamatan Ahok yang pertama sukses dalam operasi KPK, maka tentu Ahok harus memikirkan penyelamatan teman-temannya yang tergabung dalam Teman Ahok.

Sebagaimana laporan Tempo bahwa ada dana Rp30 M yang mengalir dari Reklamasi ke Teman Ahok tentu akan menjadi pidana bila itu tersangkut dengan Ahok. Maka untuk melepas Ahok dari Reklamasi dan menyelamatkan Teman Ahok maka Ahok dan Teman Ahok harus diputus benang rajutnya.

Maka selamatlah Ahok, selamatlah Teman Ahok yang hanya merupakan kumpulan orang perorang yang tidak tercatat sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara yang sah saja menerima dana dari Pengusaha Reklamasi.

Partai Sekoci

Partai Sekoci Ahok tentu sudah siap dan disiapkan, karena Ahok harus meninggalkan Teman Ahok dan terlebih memang Ahok tidak pernah buat surat mandat kepada Teman Ahok untuk mengumpulkan KTP. Ahok pergi, Ahok loncat ke Partai Sekoci yang kemudian jadi perahu Ahok maju sebagai Calon Gubernur DKI.

Dengan demikian, pasal mana yang mau kita tuduhkan kepada Ahok dan Teman Ahok? Tentu tidak ada karena Ahok maju tidak pakai KTP Teman Ahok tapi pakai rekomendasi Partai Sekoci. Dengan demikian mudah bagi Ahok untuk keluar dari masalah terlebih Ahok punya pembela sebesar KPK.

Tidak perlu lagi tulisan ini diperpanjang, Ahok selamat, Teman Ahok selamat, Partai Sekoci bahagia. Selamat datang Ahok… Calon Gubernur DKI Jakarta dengan rekomendasi suara partai lebih 50% Kursi DPRD DKI. Ahok… anda layak dapat keinginan para oligarki.

Oleh: Ferdinan Hutahean, mantan relawan Jokowi-JK


(***)



Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com
Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com

comments powered by Disqus

Google News - harianterbit.com
free web stats