JAKARTA — Indonesia telah menjadi negara yang hebat secara ekonomi, bahkan peringkatnya nomor 17 dari 160 negara. Demikian ungkap Ketua DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko dalam musyawarah nasional ke 6 Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia dengan tema, “Menyongsong Kemandirian Bangsa” dan seminar nasional, kemarin.
Karena itu, kata Taufan, Indonesia masuk dalam kelompok negara G 20. “Dan prediksinya akan naik di posisi 7. Ini juga peran mahasiswa dalam membangun kemandirian bangsa dan banyak sahabat pemuda Indonesia tidak sadar bahwa saat ini Indonesia sudah menjadi negara yang hebat secara ekonomi.”
Bahkan menurut studi lembaga AS Mckenzie, pada 2030 nanti Indonesia akan menempati negara rangking 7 di dunia dalam ekonomi. “Sejajar dengan negara Amerika, Cina, India, Rusia, Jerman, Jepang, dan Inggris. Jadi kita sudah hebat. Indonesia itu sudah selevel dengan negara-negara maju lainnya. Kami mewakili pemuda Indonesia sangat prihatin dengan keadaan kepemudaan kita saat ini, dulu sebelum reformasi ada istilah beberapa yang ingin kita tiadakan soal KKN korupsi kolusi dan nepotisme.”
Ia mengakui ada perubahan tapi kolusi dan korupsi masih terasa. “Misalnya di sektor pertambangan, seakan-akan kesetengahatian pemerintah memberikan konsesi-konsesi kontrak karya kepada perusahaan-perusahaan nasional atau pribumi. Ini berarti ada kolusi, meski nepotisme nya agak berkurang, diganti dengan N yang baru, namanya narkoba selain 3 hal itu,” katanya.
Ia menambahkan Indonesia juga tengah mengalami krisis, yakni krisis kepercayaan, krisis kesejahteraan dan krisis keadilan sosial. “Ini harus kita perbaiki bersama-sama. Jika pada 1908 pemuda Indonesia harus dipintarkan, 1928 harus dipersatukan, 1945 harus merdeka, kini kita menghadapi 3 K, rasa ketidakpercayaan, wujudkan kesejahteraan dan nyatakan keadilan sosial.”