MANCHESTER — Manchester United dan Real Madrid akan saling “bunuh” dalam laga leg kedua babak 16 besar di Stadion Old Trafford, Rabu (6/3) dini hari WIB. Dalam leg pertama di Santiago Bernabeu, kedua tim bermain imbang 1-1.
Kedua tim saat ini tengah tampil dengan kondisi moral tinggi setelah sama-sama membukukan kemenangan di liga masing-masing. Real Madrid bahkan lebih terpompa semangat mereka setelah berhasil membukukan kemenangan beruntun di laga el clasico.
“Kita berbicara mengenai dua tim terbesar di dunia,” ujar arsitek Manchester United Alex Ferguson. “Emosi akan tinggi dan saya yakin laga ini akan berlangsung seru.”
“Jika hasilnya imbang 0-0 maka kami akan lolos ke babak perempat final. Namun, saya rasa kedua tim akan sama-sama mencetak gol. Saya hanya berharap kami mencetak gol lebih banyak ketimbang mereka,” imbuhnya.
Performa Manchester United pada musim ini membuat banyak pendukung berharap Setan Merah bisa mengulangi prestasi pada 1999 dimana mereka membukukan treble dengan menjadi juara di Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champions.
Namun, Madrid bukanlah lawan ringan. Keberhasilan El Real membukukan kemenangan beruntun atas Barcelona untuk pertama kali sejak musim 2007-08 membuat Los Blancos disebut layak meraih gelar Liga Champions ke-10 mereka.
“Kami tengah membukukan rangkaian hasil apik. Dengan penampilan kami seperti ini, kami sulit dikalahkan,” tegas pemain belakang Real Madrid Pepe. “Kemenangan melawan Barcelona pada Sabtu (2/3) sangat penting. Kemenangan itu memberikan suntikan semangat menjelang laga melawan MU.”
Ambisi menang ini jelas dibutuhkan Madrid, lantaran MU sendiri hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke perempat final.
Nada optimistis juga dilontarkan Pepe. Bagi pemain bertahan Madrid itu, Los Galacticos dipastikan bakal tampil dengan kekuatan penuh. “(selain Casillas), Kami berada dalam kondisi terbaik,” tegas bek asal Portugal tersebut.