BIRMINGHAM — Pemain berpaspor Argentina, Carlos Tevez memastikan peluang Manchester City mempertahankan gelar Liga Utama Inggris setelah dia mencetak gol saat the Citizens menang 1-0 di kandang Aston Villa di Villa Park, Senin (4/3) malam atau Selasa dini hari WIB.
Pemain pengganti Edin Dzeko yang merebut bola dari pemain belakang Aston Villa, Ciaran Clark melepaskan umpan kepada Tevez. Pemain Argentina ini mengecoh penjaga gawang tim tuan rumah, Brad Guzan dan pemain belakang Nathan Baker sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.
Clark kemudian menuding Dzeko melakukan pelanggaran namun wasit Mike Riley mengabaikan protes tersebut. “Saya rasa itu bukan pelanggaran,” ujar arsitek Aston Villa Paul Lambert.
Ciaran melakukan kesalahan. Namun, dia adalah pemain muda. “Saya yakin dia akan bangkit dan memperbaiki diri. Selama musim ini, dia tampil apik untuk kami.”
Bermain di kandang lawan, City sempat kerepotan menghadapi permainan tempo tinggi yang diperagakan pemain Villa. Walau begitu, Villa tak benar-benar bisa mengancam lantaran minim membuat peluang kendati mengusai bola hingga 56 persen. City sendiri terlihat kebanyakan menunggu dan tidak terlalu ngotot mengejar gol cepat.
Christian Benteke nyaris membobol gawang Joe Hart setelah menyambut tendangan penjuru Charles N’Zogbia dengan tandukan keras. Beruntung, bola dapat disapu Carlos Tevez yang berdiri di garis gawang The Eastlands.
Pada babak kedua, City membuka paruh kedua dengan sebuah kans bagus untuk menggandakan skor. Berawal dari serangan balik kilat, Tevez memberikan umpan yang disambut tendangan voli Dzeko. Beruntung bagi Villa, upaya pemain Bosnia itu melebar setelah terdefleksi Nathan Baker.
City sempat membobol gawang Guzan untuk kedua kalinya menit ke-73 melalui Dzeko. Sayang, Dzeko terjebak off-side sebelum dia menyambar bola rebound hasil sepakan Yaya Toure yang membentur tiang setelah sempat sedikit ditepis Guzan.
Menit ke-80, kembali giliran The Villans yang menebar ancaman. Fabian Delph mengakhiri aksi briliannya melewati tiga pemain bertahan lawan dengan sodoran ke arah Andreas Weimann, sayang penyelesaian striker Austria itu melambung tinggi di atas mistar.
Tekanan tim tuan rumah semakin deras memasuki pengujung pertandingan. Namun sampai wasit Mike Dean meniup peluit panjang, mereka gagal mendapatkan gol penyeimbang dan kalah dengan skor 0-1. Dengan hasil ini, skuad Paul Lambert terus terperangkap di zona relegasi dengan nilai 24, sementara ekstra tiga poin mengatrol perolehan angka laskar Roberto Mancini menjadi 59.