Harian Terbit

Tegas, Lugas, Cerdas
Senin, 4 Maret 2013 21:03 WIB

LSI Sebut SBY Saat Ini Sudah Tidak Populer Lagi

kinoy — HARIAN TERBIT

sby dan popularitas yang terus turun
Popularitas SBY Terus Turun

JAKARTA — Sebagai Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, SBY memang sangat berkuasa dan dihormati anak buahnya. Namun menurut Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Toto Izul Fatah, SBY sudah tidak populer lagi.

“Waktu pertama kali terpilih sebagai presiden, popularitas SBY memang sangat tinggi. Tapi sekarang, SBY sudah tak populer lagi,” tegas Toto dalam diskusi bertema “Siapa Yang Diuntungkan Dalam Kemelut Partai Demokrat; SBY, Oposisi, Pengamat atau Lembaga Survei?”, kemarin, di Jakarta.

Menyinggung soal siapa pengganti Anas, Toto menyarankan SBY harus berhati-hati memilih jago. “Kalau yang dipilihnya ternyata dikenal dekat atau justru datang dari lingkaran SBY, ini justru akan kontra produktif. Mengapa? Karena saat ini popularitas SBY lagi melorot, bukan mustahil hal tersebut akan membuat citra Demokrat semakin terpuruk.”

“Yang paling parah lagi, jangan sampai karena salah pilih atau terlalu memaksakan kehendak, nantinya akan terjadi demoralisasi di kalangan kader Demokrat,” ujarnya.

Karenanya Toto menyarankan agar SBY tak perlu takut Partai Demokrat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). “Dengan melepas pemilihan ketua umum Partai Demokrat melalui mekanisme KLB, elektabilitas partai bisa kembali naik,” tambahnya.

Sementara itu, tampil sebagai pembicara lainnya pada diskusi tersebut adalah anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, Ray Rangkuti (Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia-LIMA), dan Toto Izul Fatah.

Editor — Kinoy Jackson

Baca Juga

Copyright © 2012 • HARIAN TERBIT