Harian Terbit

Tegas, Lugas, Cerdas
Rabu, 20 Februari 2013 09:32 WIB

Warg stres, Harga Sembako Naik Terus

Fitri — HARIAN TERBIT

harga sembako terus naik

JAKARTA– Sejak sebulan terakhir kenaikan harga kebutuhan pokok makin menggila dan makin tidak terkendali karena tidak ada pengawasan dari pemerintah. Warga menuntut agar Presisen Susilo Bambang Yudhoyono jangan hanya sibuk mengurus poltik dan partai dan membiarkan harga melambung. Kondisi ini sangat menyengsarakan rakyat kecil.

Dilaporkan, saat ini harga beras kualitas sedang saja sudah mencapai Rp8 ribu/liter, di biasanya Rp7 ribu/liter. Harga daging mencapai Rp95 ribu/kg. Harga telur mencapai Rp10 ribu/ kg. Bahkan harga bawang putih yang biasa hanya Rp18 ribu/kg kini melambung mencapai Rp35 ribu/kg.

“Kalau terus dibiarkan begini, bisa stress dan anak-anak bisa kekurangan gizi karena tidak mampu lagi membeli kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkap Nining (34), Warga Warakas, Tanjung Priok, Rabu (20/2).

Hal senada diungkapkan, Nurmi (45) yang hanya mengandalkan penghasilan suami sebagai nelayan sebesar Rp25 ribu per hari. Bahkan pasca banjir melanda Jakarta, harga kebutuhan pokok di Pasar Tradisional di Jakarta makin menggila.

HARGA SAYUR

Harga sayur bayam yang biasa hanya Rp500 per ikat, melejit menjadi Rp2 ribu/ikat. “Saya pusing mengendalikan pengeluaran untuk belanja sehari-hari yang pas-pasan. Bayangin aja, harga bayam biasa Rp500/ikat, sekarang jadi Rp2000/ikat. Untuk beli sayur aja bisa habis Rp10 ribu. Belum lagi beli lauk dan beras. Pusing sekali mikirinnya. Mana uang belanja dari suami pas-pasan,” keluh Tati yang tengah belanja di Pasar Rawa Badak,Koja, Jakarta Utara, kemarin.

Pantauan Harian Terbit di sejumlah pasar tradisional di Jakarta, kemarin, seperti di Pasar Anyar Bahari, Jakarta Utara, Pasar Serdang Jakarta Pusat, Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, terlihat harga kebutuhan pokok makin tak terkendali. Selain harga daging, harga telur juga naik menjadi Rp20 ribu/kg. Harga ayam potong ukuran sedang biasa hanya Rp23 ribu/ekor naik menjadi Rp30 ribu/ekor.

Bahkan harga bawan putih yang biasanya hanya Rp15 ribu/kg melambung menjadi Rp35 ribu/kg. Sementara harga bawang merah naik menjadi Rp20 ribu/kg. Harga cabe merah keriting juga naik dari Rp15 ribu/kg menjadi Rp24 ribu per kg.

Warga khususnya dari kalangan menengah ke bawah mengaku stres memikirkan harga kebutuhan pokok yang kian melangit. “Saya setaip hari harus mengeluarkan uang belanja hingga Rp75 ribu untuk beli beras, sama lauk. Sementara uang jajan dari suami seminggu hanya 200 ribu. Gimana nggak stres coba. Pemerintah kerjanya sibuk dengan urusan pribadi dan partai. Kami warga bisa kelaparan jika tiap hari ganti harga.”

Lain lagi kondisi yang dihadapi Mimin yang hanya punya Rp20 ribu sehari untuk belanja. “Beras aja udah Rp7 ribu per liter. Biar banyak, saya kadang campur dengan singkong,” ungkap Mimin terenyuh.

Editor — Maghfur Ghazali

Baca Juga

Copyright © 2012 • HARIAN TERBIT