JAKARTA—Berbagai klangan mendesak agar polisi segera mengumumkan motif dan juga menangkap pelaku penembakan pos pengamanan lebaran di Solo yang mengakibatkan dua anggota polisi terluka. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin juga mendesakkan hal yang sama, karena bagaimanapun dengan diungkap masyarakat akan menjkadi tenang.
“Kita menuntut agar kepolisian membeberkan apa yang berada dibalik kasus penembakan, dan polisi juga harus mampu mengungkap pelakunya. Bagaimanapun Islam anti kekerasan. Umat Islam dan kekuatan – kekuatan lain sebagai kelompok jalan tengah harus menolak segala bentuk cara-cara ekstim seperti itu,” katanya.
Din menjelaskan secara normatif segala bentuk penggunaan kekerasan harus ditolak. Aparat keamanan harus mengungkap semua yang ada dibalik penembakan. Jangan sampai menggantung karena ini terkait dengan rasa aman di masyarakat.
Keamanan, kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, adalah modal berdirinya sebuath bangsa. Untuk itu harus dijaga terus keamanan harus secara simultan dijaga untukmenjaga perdamaian di negeri ini.
Seperti dikberitakan. Pospam Lebaran 5 Gemblegan, Serangan, Solo diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB. Penembakan itu melukai dua petugas jaga, yakni Bripka Endro Margiyanto, dan Brigradir Kukuh Budiyanto. Petugas menemukan sembilan selongsong peluru, dan enam proyektil di depan Pospam tersebut.
Sejauh ini aparat kepolisian belum mampu mengungkap motif penembakan tersebut. Kapolri Jenderal Timur Pradopo meminta masyarakat tetap tenang dan polisi tengah mendalami kasus ini.